Selasa, 08 September 2009

Masjid di Bima,Syaban 1439/7-16 Agustus 2009







Menurut data yang saya dapatkan dari Internet,97 % penduduk Bima beragama Islam.
"Alhamdulillah" saya melihat banyak sekali masjid di kota ini,pada tanggal 7 Agustus (hari pertama)saya Sholat Jum'at di Masjid An Nur yang letaknya dekat hotel.Pada hari berikutnya saya hampir selalu melaksanakan Sholat Fardhu berjamaah.
Selain Masjid An-Nur yang terletak dekat hotel La Ila tempat saya menginap,saya mengunjungi 4 Masjid yang terletak di Pusat Kota yaitu,Sultan Bima, Sultan Muhammad Salahuddin (untuk diketahui Lapangan Terbang di Bima bernama Salahuddin Airport),Al Muhajirin dan Al Mujahidin.
Alhamdulillah pada tanggal 16 Agustus 2009 saya sempat mengunjungi Museum Asi Mbojo di Bima.Di gedung tersebut saya sempat melihat Al Qur'an yang usianya sudah puluhan tahun.

2 komentar:

  1. Salam bung,

    Nama mesjidnya La Ila? Kalau ngak silap La Ila itu bermaksud tiada tuhan...apa berkemungkinan mesjid itu mau dinamakan Laila tetapi tertulis La Ila?

    BalasHapus
  2. Dear Neng
    Nama Masjid adalah An Nur.
    Sedangkan La Ila adalah nama Hotel.
    Kelihatannya diambil dari nama pemiliknya La Ila,karena di Bima banyak nama orang dengan kata La misalnya La Ila,La Ode dll.
    Termakasih telah mengirim komentar.

    BalasHapus